.

.

Clue

Read, and recognize me. Because, I'm not that easy to be known.

Thursday, 18 April 2013

True Love Waits

Hai, kalian...aku gatau kenapa tiba-tiba tertarik sama hal yang bertemakan cinta sejati ya.

Dan salahnya, kenapa aku baru nulis ini, padahal gambar blog aku itu 'true love never dies'

Yaudah, cinta nih ya. Cinta itu hal yang gabisa dimengerti oleh ilmuwan sejenius apapun. Gabisa di nalarin pake rumus, gabisa direaksiin pake reaksi kimia, gabisa diliat jenis sama gennya, gabisa juga dipengaruhi secara fisika, kimia, atau biologi.

Cinta itu, oke...ga ke kontrol. Kita gatau bakal nyangkut dimana. Kadang, kita bisa jatuh cinta sama orang yang kita benci, kita hindarin, atau jatuh cinta lagi sama orang di masa lalu.

Aku gatau, kaya gimana cinta sejati itu sebenernya. Dalam kasus, kalau dua duanya saling mencintai sih itu bisa keliatan. Apalagi yang lagi pacaran, tapi kalau kasusnya adalah dua orang yang terpisah sama jarak dan waktu, tapi masih ngerasain 'hal' yang gabisa dijelasin itu...agak aneh.

Katanya, true love itu menunggu dan emang cinta sejati bisa nunggu.

Katanya, kalau kita ketemu sama jodoh kita itu, mirip kaya ibu yang ketemu sama anaknya yang ilang. Udah ada feeling-feeling tersembunyi gitu.

Tapi masalahnya aku gatau apa yang aku pikirin -_-

Aneh, mungkin hal kaya gini cuma bersifat sementara atau selamanya. Aku gatau.

Ya tapi tunggu aja. Soalnya aku yakin, semua orang itu udah dipasangin satu sama lain. Tapi ini aku bisa gila. Kenapa rasanya gini banget, padahal aku ga yakin aku suka sama dia apa engga.

But, advice dari temen aku itu bikin mata aku terbuka kembali. Ini cuma perasaan sementara, gaboleh dijadiin sebagai patokan. Mungkin aja aku yang kegeeran ya ga-_-

Bukan aku yang kegeeran sih lebih tepatnya.

Tapi anehnya itu, oke aku harus ngebuka rahasia lagi. Dia itu satu satunya orang yang dari awal bisa bikin aku terbuka nyeritain segalanya, walaupun sempet aku tertutup sama dia karena sikap dia yang salah, tapi sampai sekarang tebak-- orang pertama yang aku cari kalau ada masalah itu, ya ampun dia.

Mau kaya gimana situasinya padahal aku tau dia cuma bakal bilang "sabar" "jangan gitu fin" "kenapa?" aku tau dia gabakalan nanggepin dengan serius cerita aku, tapi I need him.

Is it normal? I mean, ini something out of ordinary berhubung aku itu orangnya benerbener ngejaga banget dengan siapa aku cerita.

Dan aku sadar, he used to accept me the way I am. Mau rambut aku dipotong pendek, ada jerawat di muka, dia selalu bilang, "lucu fin" bahkan ada jerawat aja waktu itu masih dibilang lucu. Ya ampun, gangerti deh.

Oke, perhatiin ya kata-kata aku. Used to. Berarti itu dulu dan masa lalu itu harusnya disimpen, gaboleh digali.

Maaf, aku lagi dalam perdebatan batin aku sendiri. Ini biasa terjadi sama aku hehe.

Intinya, aku gatau. Tapi emang aku percaya kalau cinta sejati itu menunggu. Mau sedingin apapun orang itu, kalau kita yakin...semoga aja beneran, siapapun jodoh kita, itu yang terbaik. Dan perasan gajelas itu lama-lama bakal jelas dengan sendirinya.

No comments:

Post a Comment