.

.

Clue

Read, and recognize me. Because, I'm not that easy to be known.

Saturday, 8 June 2013

Cinta itu Sakit

Hai, ini aku lagi. Perindu rahasiamu.
Akhir-akhir ini...kau tahu kadang aku merasa diabaikan.
Menyebalkan. Disaat perasaanku tumbuh menjadi hal lain, kau malah mengabaikanku. Dan apa kau mau tahu rasanya? Iya, rasanya seperti dibunuh pelan-pelan.
Aku lelah. Hal yang sama berulang kali terjadi. Kasus sama. Namun tidak terselesaikan.
Ketika kukira aku mencintai orang yang benar.
Ketika akhirnya kata-kata ‘benci’ keluar dari mulutku.
Ketika aku memutuskan untuk mundur sebelum memulai peperanganku sendiri.
Ya, karena mungkin aku pernah menjadi karang diantara lautan...aku lebih menjaga diriku.
Kembali, kubuat tembok di sekeliling perasaanku. Agar aku bisa lebih tegar.
Walaupun sebenarnya, aku hanya membohongi diriku sendiri
Aku membencimu.
Kau tahu betapa takutnya aku dengan sesuatu bernama ‘cinta’ itu?
Kini aku sudah berusaha memberanikan diri untuk berkenalan lagi dengan manisnya cinta.
Namun apa? Pada akhirnya aku yang merasa sakit.
Karena cinta memang aneh kalau tidak ada rasa sakit. Aku tahu.
Namun yang lebih aneh, mengapa harus aku lagi yang tersakiti?
Sekali lagi, hal ini membuatku kembali tidak percaya dengan teori ‘cinta itu membahagiakan.”
“Cinta itu menyakitkan.”
Yang berkorban, yang berjuang, hanya satu pihak.

Aku benci padamu.

No comments:

Post a Comment