.

.

Clue

Read, and recognize me. Because, I'm not that easy to be known.

Sunday, 31 March 2013

The real BEAUTIFUL :)


Hey, I’m back hihi. Setelah sekian lama aku berburu ke belahan hutan dunia, aku belum bisa nemuin saudara-saudara yang masuk ke dalam lingkaran keluarga aku. Tapi, berita baiknya aku nemu temen baru nih. Vampir dari hutan Asia. Sekarang, dia mutusin buat masuk ke lingkaran keluarga aku. Yehehe setidaknya pencarian aku membuahkan hasil :D

Werewolves...semuanya ilang. Aku gatau mereka pada kemana. Kemarin itu serem, ada vampir yang masuk ke wilayah mereka, jadi sempet ada perang sedikit. Untung ga ada yang luka. Yah, harusnya kalau berburu juga mesti sesuai sama batasan yang udah ditentuin kan ._.

Okay, skip. Dalam perjalanan kemarin, aku nemu gagasan soal kecantikan.

Gimana pun, cantik itu relatif kan. Dan...semua makhluk yang Allah ciptakan itu cantik. Ga terkecuali. Mereka udah dilahirkan dengan bentuk yang sebaik-baiknya.

Tapi, kalau soal kecantikan fisik sih ga usah dipertanyakan lagi ya. Udah keliatan.

Sekarang aku mau bahas soal inner beauty atau cantik di dalam.

Sebenernya, kalau menurut aku sih ya...ga usah repot-repot mikirin luar. Kalau pancaran diri kita sendiri udah cerah...orang-orang pasti ngeliatnya enak.

Cantik di dalem tuh ga ribet. Ga perlu biaya kaya mempercantik luar. Mesti ke salon, beli make up, dan sebagainya. Kalau mempercantik di dalem itu cukup dengan menjadi diri sendiri dan belajar untuk memperbaiki diri.

Ya ada beberapa hal yang mesti di perhatiin untuk memancarkan inner beauty :

1.    1. She doesn’t know she’s beautiful

Lagu OneDirection – You Don’t Know You’re Beautiful ini bikin aku terinspirasi juga. Soalnya ada benernya juga sih. Biasanya orang yang cantik tapi ngerasa cantik itu kurang menyenangkan._. Walaupun bagus karena it showed her confident, but actually... I don’t really like a girl with this type. Sebaliknya, kalau cewe yang emang cantik tapi tetep bersikap sederhana itu lebih asik ngeliatnya. Lebih enak juga buat ngedeketinnya, soalnya mereka cenderung lebih rendah hati dan ga memandang rendah orang. Mereka jadi cantik karena kesederhanaan mereka sendiri. Coba pikir deh, katanya orang cantik itu ga perlu dandan kan. Soalnya kalau udah cantik, ngapain dandan? Kecuali untuk kebutuhan tertentu itu beda ceritanya. Jadi being humble is better than being too much.

2.    2. Yes, I love God more than everything in my life

Religious girl. Nah ini nih faktor yang harusnya beneran diliat. Agama itu kan pandangan hidup kita. Karena Agama itulah kita bersikap, bertata krama, berbicara. Cewek yang ga lupa sama duniawi itu biasanya lebih bisa menghargai. Kita suka kagum kan ngeliat cowok yang keliatan bandel, tapi ternyata rajin ibadahnya? Gitu juga sebaliknya. Kecantikan itu gaakan ada gunanya kalau agama kita sama dengan ‘nol’. Dan biasanya...cewek yang ibadahnya bagus itu lebih terpelihara. Artinya, mereka cenderung ga terbuka dan menyembunyikan ‘faktor x’ yang merupakan kelebihan mereka. Intinya, walaupun mereka cantik...mereka juga sadar kalau mereka masih harus bersyukur atas apa yang mereka dapat.

3.    3. Smile, is the easiest thing that we can give

A happy face. Cewek yang ramah senyum itu bikin hati tenang. Mereka ga judes, ga bikin kesel, kalau di senyumin...rasanya nyaman kan? Nah, memberi senyum pada orang lain juga rasanya gitu. Biasanya, cewe yang murah senyum itu punya kepribadian yang baik. Mereka selalu melihat dunia in a positive way :)
Mau sesuram apa hari mereka,  mereka tetep bisa senyum pada dunia karena kalau dipikir-pikir banyak banget hal yang bisa bikin kita senyum.

4.   4. Be herself

Hihi, sering denger statement gini kan, ‘be yourself.” Nah kadang orang berkata gitu tapi ga melakukannya di kehidupan sehari-hari. Kalau cewe yang jadi dirinya sendiri itu biasanya ga jaim. Selalu bisa happy dengan kondisi apapun. Yang terpenting adalah, mereka ga pake ‘topeng’ untuk menarik orang-orang biar ada di deket mereka. Lebih asik ngenal cewe yang bisa diajak main-main seru-seruan kan daripada yang jaim dan banyak cingcong =))

5.    5.  Easy going

Cewe yang easy going itu fleksibel. Itu keuntungannya. Mereka cenderung jarang mengeluh dan ga akan bikin telinga kita cape. Mungkin sekali-sekali, tapi mereka itu tipe cewe yang bener-bener asik buat jadi temen, sahabat, atau pacar. Mereka suka bicara tapi bukan cerewet mikirin hal hal gajelas kaya rambut, suhu di luar, kulit dan lainnya. Mereka tipe cewe yang bisa diajak adventure, dalam arti mereka suka coba hal baru, ga takut kotor, dan suka menolong. Terus...biasanya mereka punya dunia mereka sendiri. Itu yang bikin mereka suka bicara tentang pandangan hidup mereka ke orang-orang. Pokoknya, mereka itu ga akan terlalu ngerepotin deh. Diajak ngomong apapun juga jadi.

6.   6. Good Intelligent

Cewek yang pinter itu charming. Tapi bukan kutu buku yang bener-bener tenggelam dalam percobaan atau rumus dan sebagainya. Pinter disini itu bukan cuma di pelajaran. Mereka punya hal lain dimana mereka bener-bener menguasai bidang itu. Banyak pengetahuan umumnya, jadi banyak topik untuk dibicarain. Banyak hal yang bisa dibagi. Asik deh. Mereka itu biasanya peduli sama orang-orang karena mereka mengambil pengetahuan mereka di kehidupan sehari-hari. Jadi mereka itu sebaik mungkin bisa belajar dari apa yang mereka lakuin di dunia. Mereka tipe cewe yang menjadikan kenangan sebagai pelajaran. Inget, pengalaman adalah guru terbaik.

7.   7. She talks like a princess

Sopan. Itu inti dari poin nomor 7 ini. Tutur kata mereka itu sopan, ga kasar, walaupun emang gaselembut putri yang di Alice in Wonderland, tapi mereka itu bener-bener menyadari tentang pentingnya kesopanan di era kita yang udah kacau balau gini.  Karena perempuan itu indah, masa mau dikotorin sama kata-kata yang ga pantes untuk seorang cewe katain? Kalau mereka ngomong itu, mereka selalu menjaga kata-katanya supaya ga nyakitin orang lain. Yes, that’s the point. Cewe yang baik itu cewe yang menghargai orang-orang disekitarnya. Mau yang tua, mau yang muda...mereka tetep harus sopan.

8.   8. Young and Funny

Nah, biasanya cowo itu suka sama cewe yang bisa bikin mereka ketawa. Ga mesti lucu sih, biasanya being silly atau konyol juga memancarkan kecantikan. Jokes yang sebenernya garing tapi kalau dibawanya konyol juga pasti bikin ketawa kan? Makanya, jangan terlalu jaim. Jaim itu cape, toh kalau misalnya udah nikah juga aib kita bakal keliatan kan :D

Masih banyak poin-poin lainnya yang mau aku bahas. Tapi intinya, inner beauty itu bakal keluar kalau kalian berani untuk ngeluarinnya. Ga perlu macem-macem, cukup dengan menjadi pribadi yang menyenangkan untuk diri sendiri dan orang lain. Kalau kita melayani dan menghargai orang lain dengan baik, orang lain juga akan memperlakukan kita kaya gitu kan.
Kecantikan itu bukan hal yang harus dipamerin, tapi di syukuri. Perempuan yang punya inner beauty yang bagus itu pasti lebih mensyukuri segala nikmat yang Allah berikan. Mereka bisa tersenyum dengan mudah karena mereka mandang dunia dengan positif. Mereka lebih menghargai orang lain karena sadar mereka gabisa hidup sendiri. Mereka bisa menjaga diri mereka sendiri dengan baik. Dari tutur kata, cara bersikap, cara jalan, semuanya bisa keliatan.
Punya inner beauty yang bagus itu pasti bikin kita disayang orang banyak. Karena itu, kecantikan dari dalam lebih penting dari kecantikan luar. Not that pretty but yet so beautiful.

Hihi makasih udah baca, semangat kalian! :D

Monday, 25 March 2013

Sorry, readers

Hey guys, yang setia baca cerita galau aku ...
Maaf ya mungkin aku akan menghilang selama beberapa saat, soalnya lagi...dikejar kejar kawanan serigala. Aku mesti cari keluarga vampire aku di pelosok hutan di dunia.
Semoga aku nemuin mereka ya.
Jangan sedih, gaakan lama kok ilangnya, nanti aku balik dengan cerita baru aku menemukan keluarga vampir sama temen-temen werewolves aku yang baik :D

Dan..aku juga lagi nyelesaiin naskah juga, aku bakal kasih kalian cuplikan dari novel aku. Sedikit aja :D


Namaku Violet. Violet Wright. Dulu aku memiliki seseorang untuk mendampingi hidupku. Namun hanya dalam hitungan menit, semuanya menghilang. Ketika aku membuka mata, hanya kesedihan  yang menyelimuti hidupku. Aku tidak tahu apa makna kehidupan yang kujalani, sebelum akhirnya bertemu mereka. Dan akhirnya aku pun menyadari, bahwa kebahagiaan bisa datang dan pergi. – Violet

Aku hanyalah seorang laki-laki biasa. Yang menyimpan perasaan selama bertahun-tahun, untuk gadis yang meninggalkan diriku. Namun, setelah bertemu dengan gadis bernama Violet itu, aku menemukan hal yang dulu hilang. Aku sempat mengabaikan dirinya, sampai akhirnya aku menyadari, bahwa dialah kunci kebahagiaanku. – Edmund

Biasanya, orang-orang memanggilku Mike. Namun, nama asliku adalah Michael. Michael Leighton. Aku tumbuh dalam kesepian. Tanpa kehangatan keluarga. Tapi, saat itu—tidak sengaja Edmund menemukan seorang gadis yang nantinya akan menjadi sumber kebahagiaanku. Dan seketika, hidupku menjadi sempurna. – Michael

Aku, Meghan Elbert—adalah sabahat Violet. Aku menyimpan perasaan untuk seseorang yang kutinggalkan dulu. Namun, entah bagaimana. Aku menyadari, bahwa orang yang kutinggalkan dulu, telah pergi bersama dengan sahabatku sendiri. Semuanya menjadi drama, pada akhirnya, aku harus mengorbankan salah satu dari teman-teman di hidupku. Dan aku memilih dia. – Meghan

Ash Lettingson. Itulah namaku. Aku memiliki seseorang yang kucintai sepenuh hatiku. Aku tidak akan pernah meninggalkan dirinya, bahkan aku tidak akan membiarkan sesuatu menggores tubuhnya sekecil apapun. Namun ternyata, keberuntungan tidak berpihak padaku. Dan saat aku pergi, kusadari—semuanya menjadi salah. - Ash

 Itu cuma bagian prolog ya sebenernya novelnya udah selesai cuma ya aku masih ngerapiin naskahnya. Semoga kalian bisa baca setelah diterbitin ya, doakan semoga lancar :D

Untuk hari ini cuma ini, sekarang aku mesti siap-siap buat nyari vampir yang masih satu keluarga sama keluarga aku. Semangat!

Dan...kalau ada hal yang mau ditanyakan, kalian bisa kirim ke email aku >>>>>>
fineayuputri@gmail.com terimakasih :D

Sunday, 24 March 2013

Complicated Thing #2

Hey guys, what's up? Hihi
This time, I will write another thing about the complicated side...
Well, sebelum kesana aku lagi stres sendiri karena besok udah masuk sekolah. My holiday will end...And I didn't meet anybody from my old school. I miss them. So bad.

Yaudah, aku mau bahas hal rumit lainnya.

Nih ya aku punya foto,

Kalau liat foto ini, kalian mikir apaan?
Iya itu ka artubi-_-

Harusnya aku seneng, tapi aku sedih sebenernya. Liat aja itu, fotonya udah sedih dari sananya =D
Kalian pasti bingung dimana sedihnya, ya aku juga bingung sebenernya-_-

Kerumitannya itu, kadang aku gatau harus seneng apa sedih. Ya gangerti aku juga gimana ngejelasinnya hahaha, kaya waktu tibatiba di bm sama orang yang lagi dipikirin, aku gatau mesti seneng apa sedih soalnya dua duanya itu kerasa. Nyesek iya, lega iya.

Waktu disamperin ke kelas sama ka artubi sampai terjadi sesuatu yang parah juga, aku malah nangis gara gara sedih-_- aneh kan?

Makin ke sini aku makin gabisa ngontrol emosi aku mesti gimana.

Makanya, kadang perlakuan aku gasesuai sama hati...

Last but not the least, I just wanna say
Maaf kalau aku tiba-tiba dingin atau apa. Tapi, aku kaya gitu itu emang to protect my heart. Soalnya kaang kalau aku lagi mikirin orang, terus orang itu ngehubungin, aku gapingin mengasihani diri sendiri dengan menjadi excited terus dibales dingin. Ya, ada dua kemungkinan kalau kau dingin, antara emang lagi protect my heart atau emang aku lagi ga mood. Maaf ya, kadang aku bersikap dingin itu bukan karena ga suka.

Malah, karena aku suka, aku jadi dingin :--)
Okay, that's it. See you later guys! Pray for me! Let's hope tomorrow won't be a MONster DAY. Hihi!
Semangat! :D

Nostalgia 5'12 #2 ~ masa kelas 8

Ha...malem itu emang cocok ya buat galau :) apalagi setelah ngeliat beberapa foto lama dan baru aku ambil hihi :D

Well, I'm gonna tell you a few stories when I was in middle school. Actually, when I was in 8th grade. Waw...it'll be a little bit emotional. I miss those memories.

First of all, pertama kali masuk ke kelas 8 itu...awkward. Ya. Itu satu-satunya kata yang bisa menjelaskan waktu aku menginjakkan kaki di kelas 8 E.

Jeng-jeng, dari 7 F itu cuma 5 orang. Aku, Natasya Nareswari, Risa Nurhardiyanti, Regan Fairuz sama Nafsia Hikma._.

Sedangkan kelas itu didominasi oleh anak-anak mantan kelas 7 H. Pokoknya awkward banget, pertama-tama itu kan masih rajin ngumpul sama anak kelas 7...tapi waktu udah kesananya....you can tell, the best memories that I ever had when I was in middle school is here. In 8th grade.

Awal kedekatan para extremers (anak 8 e) itu dimulai dari buka bersama pertama kita, yang diselenggarakan di Tree House. Dulu, kalau diinget ya rambut aku itu masih unyu deh baru dipotong kan masih pendek. Tapi sebelum kita buka bersama itu, ada beberapa konflik yang terbawa dari kelas 7. Ya, aku hanya pihak yang innocent dan tidak tahu apa-apa.

Pertama masuk, pasti adalah ya yang namanya kubu. Iyalah, kubu. Maklum. Masih kecil.

Aku yang dari dulu deket sama Caca (Natasya Nareswari) pun duduk berdekatan. Haha, ya dulu kita berdua terus sampai bertemu seseorang yang namanya tidak perlu disebutkan disini.

Oke, kalau bahas yang namanya jaman purbakala dulu, itu artinya aku harus membuka rahasia kalau dulu aku itu pernah suka.........
Sama orang ter freak di kelas yang sekarang masih menjabat sebagai sahabat terbaik aku.
Huhuhu iya aku pernah suka sama makhluk aneh ini.

"Yaudah sih fin kasih tau orangnya aja."

Ya gagitu juga, kalian yang udah tau pasti ngakak-ngakak deh -_- Soalnya hal ini itu menimbulkan konflik dengan seseorang yang menjadi sahabat aku juga, Hayu Lesya Putri. *perasaan Eca terbawa terus, maaf ya ca* 

Iya dulu aku suka sama Finlan. Dulu oke. DULU.

Kita pun sempat dekat tapi, ya untungnya aku jadi sahabatan sekarang. Soalnya...aku gaakan pernah mau kehilangan orang kayak Finlan. Dia tuh saking terlalu berharganya, aku gamau nuker dia sama apapun.

Oke SKIP aja cerita yang itu ya. Nanti kalian tidur, dan kalau Finlan baca ini aku bisa digantung.

Nah, tiba saatnya soal kedekatan kita. Foto-foto pertama kita itu ya huahaha aku pengen ngakak geliat muka aku yang kayanya masih polos gituya. Dengan frambut pendek dan poni panjang.



 Pas liat foto ini tuh ya aku mikir, ITU AKU? Kenapa kaya kutu kupret?! -_- aduh emang deh ya liat aja, aku yang ada di tengah. Pokoknya masih keliatan chubby -_-


Di sini aku belum keliatan dewasa. Eh emang sampai kelas 9 aku disebut bocah sih. UDAH BIASA.

Oke sampailah kita ke part dimana aku akan menceritakan buka bersama 8 extreme yang pertama. Waktu itu, kita pergi ke rumah Dinda Khairunnisa Sabila. Disana kita mengobrol dan aku terkagum kagum sama Nafsia yang lagi latihan baca Qur'an buat nanti waktu buka.

Lalu selanjtnya, kita pun caw ke Tree House. Oke. Masa-masa itu kan ya, aku masih heart beats fast waktu tau si Finlan duduk di depan aku.
Disitu kita di ejek-ejek mungkin ya aku udah lupa. Yang aku inget adalah dia ngebeliin aku aqua botol karena minum aku habis hihihi. Masih ada botolnya kalau ga salah. Gila, niat banget ya aku -_-

Setelahnya kita beranda tawa huahaha pokoknya disini pressure dan ke awkward an itu udah mulai turun. Kita menggila dan foto-foto.
Liat foto ini aku mikir, sempet-sempetnya gituya foto dulu. Ckckck aku masih kaya anak kecil banget ternyata waktu awal-awal-_-

Intinya, setelah kita buka bersama itu, kita jadi solid banget hihi. Kalau sudi, silakan lihat foto-foto yang aku ambil.



Dibilangin, aku masih kucel gituya serasa dekil -_- huahaha. Oke, SKIP lagi...kita lanjut ke kisah selanjutnya.

~

Konflik aku dengan eca itu berakhir waktu eca ngajak ngobrol aku soal si Finlan. Yes, man...dulu kamu diperebutkan-_- Intinya setelah konflik yang terjadi, aku sama eca pun berlabuh ke lain hati. Wkwkwk jahat banget ya asli, udah direbutin, gadapet dua duanya juga =))

Aku sama Finlan masih bersahabat sampai sekarang. Makanya yang aku suka dari persahabatan aku dengan Finlan itu ya, talinya kuat hehehe. Aku jadi kangen dia kan, haa sudah lama sekali aku gaketemu Finlan. Walaupun aku yakin, dia ga akan 100% gila to the max kaya dulu

Pokoknya konflik yang terjadi di kelas 8 itu ga bertahan lama. Kita udah jadi extremers yang menjunjung kesolidaritasan. Dan...untuk love story...di saat lagi asik-asiknya menikmati kelas 8, aku ketemu dia...orang yang bikin aku stuck selama 2 tahun.

#nowplaying : I can't lie - Maroon 5

Waktu itu ceritanya aku udah ngejauh sama Finlan. Yaa emang kita sempet ngejauh buat gilangin perasaan 'lebih' ke masing-masing dan berhasil. Tapi gatau gimana ceritanya, waktu itu aku udah suka sama si 'yang di pohon' begitulah aku sama Finlan menyebut orangnya. Karena, Tupai itu kan suka ada di pohon ya hahaha.

Eh...aku malah ngomong kan -_-

Aku suka curhat sama Finlan karena dia sangat mengerti aku. Yaap, pokoknya di situ fokus aku cuma sama si Thufail aja. Ga gitu juga sih, awalnya aku cuma kagum doang. Asli.

Waktu itu, tanggal 15 November 2010, aku lagi jalan di teras biru SMPN 5 Bandung, dan awalnya ga tertarik sama NBL karena aku gangerti basket. Cuma karena anak-anak pada rame nontonin, akhirnya aku nonton kan ikutan.

Disitu, aku baru sadar kalau aku menikmati permainan basket. Gatau kenapa emang udah jalannya, aku nonton berdua aja bareng Caca. Yang lain gatau kemana. Terus...lagi asik-asik nonton, dari pihak NBL nya itu minta satu dua orang buat nyobain shooting. Keluarlah dua orang, aku gatau satunya siapa pokoknya yang aku inget ada cowok, tinggi. Dari kelas 8 D. Oke, aku tau dia siapa. Thufail Alhakim. Aku gakenal sama dia tapi aku tau soalnya waktu kelas 7 aku suka ketemu sama cewe-cewe yang jadi mantannya. *eh

Awalnya aku cuma nonton biasa kan. Masa bodo sih istilahnya, dalem hati ngomong, bisa ga ya itu anak  masukkin bolanya. Dan...kampretnya...takdir Allah, dia masang posisi three points. Dan udah gaya ngeshoot gitu, bolanya masuk...........
Wei aku langsung tepuk tangan kan yang lain juga sama. Pokoknya bla bla bla heboh, balik-balik ke kelas...aku terkagum-kagum. Oke. Aku juga gangerti kenapa aku bisa kaya gitu. Aku orangnya ga gampang suka, mana jutek lagi kan. Dan cuma garagara ngeliat kaya gitu doang, aku langsung gabisa gamikirin si thufail HAHAHA

Pokoknya dari kejadian itu, temen-temen 8 e udah pada tau aku suka sama dia. Walaupun gakenal dan cuma bisa ngeliat diem-diem.

Waktu akhirnya tiba waktunya study tour kelas 8. Hihihi aku sudah semangat sekali soal ini. Yang lain juga. Pokoknya kita sudah heboh dan...waktu itu aku motong poni kependekan-_-



Pendek banget-_- kaya wortel. Pokoknya rambut aku waktu smp itu ngaco aja. Apalagi waktu kependekan motong poni. Aaaa itu the worst thing ever-_- Soalnya poni aku yang panjang banget, dipotong sependek itu haaa..untungnya jadinya bagus waktu udah tumbuh.

Nah foto yang baru aku liatin itu, detik-detik kita mau berangkat ke Jogja. Dan...yang aku inget waktu mau caw itu aku nyariin sosok Thufail. Gila ya...dengan muka kaya wortel nyariin anak laki-laki yang bentuknya tinggi anak basket juga. Tapi asiknya, aku liat dong...waktu baris, hahaha aku inget dia lagi berdiri ngelipet tangan pake baju panjang yang garis garis hitam abu. Yes...I like his fashion style.

Aku juga gatau kenapa kalau digali lagi, banyak yang masih aku inget-_- tapi cuma sepotong sepotong. Jadi...forget it.

Jauh-jauh hari, aku udah ngarep bakal sebis sama tuh anak. Tapi ternyata aku diharkosin-_- Aku ga sebis sama caca atau pun dia, dan itu yang bikin aku upset. Sama Finlan pun engga. Haaa sedih, untungnya aku sebis sama Saarah Thifal Aini, Risa Nurhardiyanti, dan Tanya Dwirahmawati.

Di Jogja itu...asik banget! Waktu di hotel kita main surti party, karena waktu itu masih jaman-jamannya putri yang ditukar dan Risa dipanggil surti sama anak anak :D Aku gaikutan sih jadinya cuma diem di kasur aja saat mereka sedang gila-gilaan main kartu.



Iya aku kan pendiem dan kalem. Jadi aku ga gila :---)

*langsung ada suara protes massa*
"APA? FINE KALEM?!"
*SIGH*
Aku lebih kalem dari kalian :D

Lalu...ya begitulah. Kita keliling-keliling aja di Jogja. Foto-foto, naik delman, oh ya ada suatu cuplikan yang aku inget :D

Aku diceritain temen, waktu itu Risa mau masuk ke kamar Nafsia. Nah, waktu dibukain pintu kamarnya, dia kaget sendiri... tau ga kenapa?

Wkwkwk yang buka pintu itu Nafsia. Kan dia pake kerudung, dan rambutnya emang pendek. Terus mukanya itu...mirip Thufail. Makanya Risa kaget, dikiranya Thufail.

~

Another story, di kelas 8.
Sepulang dari Jogja, semuanya normal-normal aja kaya biasa. Aku gainget lagi-_- Paling nyambungin love story. Mau? 
*tarik napas*

Sedikit menyedihkan sih, tapi ini ceritanya asik kok. Kayak FTV hahaha.

Tapi...nanti aja deh, di pos yang terpisah. Soalnya kalau disini bakal jadi panjang banget-_-

Kesolidan dan kebersamaan para extremers itu ada di setiap kesempatan. Nilai bagus, main bareng, pokoknya...aku udah gatau kapan bisa kaya gitu lagi.

Punya tempat tongkorongan jadi kalau pulang gaperlu bingung mesti kemana dulu. Hehe, ada rapat juga buat membicarakan unek-unek supaya kebersamaan kita tetep rapet, masih banyak lagi deh.

Waktu nginep di rumah Saarah juga asik. Hehe, aku gabisa nyeritain dengan detail tapi aku kasih fotonya di sini :)










Hehe asik pokoknya. Ngingetnya bikin pengen nangis :)

Ohiya aku juga mau ngasih foto-foto waktu extremers lagi narsis. Waktu itu disuruh beli cat akrilik buat tugas kesenian, dan gatau kenapa, kita jadi ngecat wajah abis itu foto foto :D











Hihihi aku suka banget foto-fotonya. Walaupun ada muka aku yang ga banget tapi...keseluruhan fotonya bagus :)

Daan, waktu HEROES juga aku punya beberapa fotonya. Hihi liat foto itu bikin kenangan pada muncul :')




Pokoknya masa-masa kelas 8 itu bahagia banget. Banget. Banget.
Masih banyak ceritanya, nanti aku bahas kapan-kapan ya :)

Terakhir, aku cuma pingin bilang...

Hai, extremers...apa kabar?
Aku...kangen banget sama kalian. Kalian udah pada sibuk sih ya jadi susah ketemu. Apalagi aku yang berada jauh dari jangkauan kalian. Kadang aku sedih loh. Beneran. Sedih banget.
Aku pingin punya lingkaran kaya kalian lagi. Tapi gamungkin. Kalian itu kumpulan makhluk langka yang gamungkin ada yang nandingin.


Makasih buat semuanya ya, kenangannya...banyak banget. Disini aku cuma bahas sedikit aja. Tapi, makasih makasih makasih banget!
Hah, udah setahun lewat...Kalian kaya gimana ya sekarang? Aku penasaran hihi. Caca nambah tinggi apa engga ya? Niki...pasti jadi cantik banget deh sekarang. Eca juga hehe. Saarah apalagi, dari dulu aku selalu kagum sama saarah. Dinda...aku kangen dipeluk Dinda. Aku juga pingin banget liat kemesraan Finlan dan Nafsia. Tanya juga katanya udah jadi kembang sekolah hihi. Azza, aku kangen Azza banget...udah lama gaketemu. Mitha juga, si cantik eksotis yang super lemot hihi. Risa, udah lama kita gacurhat, curhat apa? Itu loh si sate hehe.

Aku emang gabisa ada di antara kalian lagi. Tapi, kalian tau kalau kalian itu the best thing that I ever had. Persahabatan aku sama kalian itu bukan persahabatan biasa. Tapi luar biasa.
Aku gatau...kalau seandainya kita ketemu lagi, apa kita bakal tetep sama?
Kalau kita bentuk lingkaran lagi, apa lingkarannya bakal sempurna?
Aku gamau kehilangan satu orang pun dari kalian.
Maaf ya...aku kaya gini hehe, cuma aku kangen banget aja sama yang lalu.
Oke...dimanapun kalian berada sekarang, atau kalian mikirin aku apa engga...sukses terus untuk semuanya. Semoga Allah menyertai kalian dan kita. Semoga Allah mempertemukan kita lagi di lain waktu dan kesempatan :)
Dan yang paling penting...semoga persahabata kita tetep kejaga...sampai kita emang gabisa ngebuka mata lagi. Terus, ketemu di Surga. Aamiin.
Go extremers!
8 Extreme. When solidarity is number one.

Saturday, 23 March 2013

Bicycle and Broken Hearted


 Well, the theme for now is...bicycle. Maybe...it's kinda weird but actually it related to something called love.
Ya buat aku, ketakutan aku buat naik sepeda itu punya alasan tersendiri. But, before we go to the topic, aku mau cerita dulu hehe :D






Waktu itu, terakhir ke rumah sahabat aku--Hayu Lesya Putri. Nah disana itu ceritanya dia mau beli pulsa, dan karena aku gapingin sendirian absurd alone in her house without doing anything, akhirnya aku ikut. Aku tau kalau emang perginya naik sepeda, cuma....waktu itu aku taunya aku bakal dibonceng-_- Taunya sepedanya ada 2 dan aku cuma senyum pucat gitu kan galucu juga kalau aku bilang aku takut naik sepeda :D

Yaudah dengan lagak berani dan menyemangati diri sendiri, aku naikin juga tuh sepeda. Asli, heart beats fast...rasanya kaya ada di ujung tebing. Megang stangnya aja aku gabener-_- Makanya parah, untung Eca yang sepertinya sudah melihat 'gelagat' aku yang aneh bisa ngerti dan nungguin aku buat 'bangun chemistry' sama itu sepeda. Seakan-akan ngobrol gituya aku minta ke sepeda itu buat ga ngejatohin aku. Tapi kalau dipikirin sekarang, it's kinda silly -_- of course, what the fun was I doing? Sejak kapan aku punya kemampuan untuk ngobrol sama sepeda-______-

Yaudah akhirnya... aku berhasil naikin itu sepeda dengan selamat.

Yaiyalah, orang sepanjang  jalan mulut aku ga berhenti komat kamit baca doa. Itu pokoknya waktu udah turun dari itu sepeda, rasanya lega banget...tangan mendadak lemas. Hiiii pokoknya itu serem, walaupun aku bangga :D

Jadi, dari cerita di atas, dapat disimpulkan bahwa aku takut jatoh dari sepeda. Serem tauga, sakit banget. Waktu kecil nihya, aku pernah jatoh dari sepeda di atas jalan berbatu tajam dan telapak tangan aku luka parah...masih aku inget bentuknya, makanya aku gamau jatoh -_-


So, I'm afraid to fall.
(mending kalau jatuhnya ditolongin pangeran)

Sebenernya, bukan cuma takut jatuh dari sepeda aja, aku selalu takut untuk 'jatuh ' dalam apapun, jatuh ranking, jatuh reputasi, termasuk fall in love. Yes, I hate this statement actually.

Semuanya itu karena...sakit. Aku gasuka rasa sakitnya. Aku gasuka aja. Titik.
Lagian, siapa juga yang suka rasa sakit?

Namanya juga jatuh, pasti ada rasa sakit. Ini kaya barang komplementer yang emang saling melengkapi, kalau ada rasa sakit, berarti ada luka. Itu kaya sebab-akibat dari pola struktur bentuk paragraf di pelajaran Bahasa Indonesia-_-
Pasti kalian mikir, apaan lah si fine lebe-_- Yaa emang, tapi mau gimana...kalau soal beginian kan emang faktor dari diri kita juga, gabisa diapa-apain.

So I'll go with the topic now. Fall from bike = fall in love
Because...selalu ada rasa sakit disana. Dan meninggalkan luka. Ada yang ngebekas, ada yang engga. Tapi intinya sakitnya itu annoying.

Makanya, di beberapa post yang dulu aku banyak memakai statement 'I hate to be in love' karena itu, aku takut...karena once I fall, I'll go down too deep. Ga disadari, aku terlalu care mungkin dan kalau udah kaya gitu...perjuangan aku buat bahagian si objek yang dicinta bakalan parah. Makanya, luka yang kebuat itu pasti dalem banget.

Aku lebih suka sendiri. Dan sebenernya, walaupun niatan orang itu baik mau ngobatin perasaan aku yang udah sedemikian rusaknya...aku gabisa. Aku udah terlanjur ga mudah percaya sama orang.

Once again, it's easy to be close with me but, it must be hard to build my trust.

Sekalinya aku percaya...ya kalian bisa bayangkan sendiri aku bakal gimana.

Waktu aku patah hati, rasanya aku gaperlu bantuan orang lain dalam arti another boy buat nyatuin hati aku kembali. Aku bisa ngobatin luka aku sendiri kok. Aku bisa jaga diri aku sendiri. Jadi...gausah pusing-pusing mikirin aku :--)


Gambar di atas sudah menggambarkan betapa setrongnya diriku. Wah iya dong, pengalaman dan kegalauan aku itu bikin aku tambah berhati-hati kalau soal perasaan. Jadi, aku cuma ngingetin...hati-hati sama aku. Aku gamau nyakitin perasaan orang lain walaupun kadang kelakuan aku itu nyakitin. Maaf, cuma...protektor aku itu kaya duri di mawar. Yaa, saking menyedihkannya :')

Tapi kalau temenan sama aku....asik kok. Hihi aku baik loh aku gajahat, well I'm not an evil anyway. Aku orangnya fun sama apa aja juga, terus aku juga suka jadi ladang curhat. Semoga aja aku bisa membantu masalah kalian hehe~

So, be careful when you fall. You got to be very careful when you walk--or riding bikes. Because...the scars are painful :-) terlebih lagi kalau ngebekas. Udah jadi pertanda aja :D
Tapi, aku ingetin deh jangan kaya aku. Kalau aku...parah karena akunya cenderung terlalu care. Jadi kalian jangan takut juga sama yang namanya jatuh, aku juga lagi belajar kok buat bangun dari 'kejatuhan' aku. Ayo semangat :)

Complicated thing #1

Hey, aku lagi rajin nulis nih. Iya, sebelum quota habis, aku mau nulis sepuasnya!
Huahahaha *ketawa setan*
Setelah membaca suatu pos di blog teman satu komplek yang belum pernah aku masukkin rumahnya dan karena kemarin aku habis debat sama sobat aku tentang betapa rumitnya aku, jadi muncul ide buat nulis hari ini.

Oke, tema hari ini adalah : aku.

Sip ya setelah dipikir-pikir, siapa juga yang mau tau tapi...sebenernya ini ada pesan tersirat. Engga sih complicated. Setelah dipikir-pikir aku tuh...aneh ._.

Pertama, aku suka ka artubi. Iya, si kutukupret berkacamata yang kerjaannya bikin kepo, bikin dramatis-_- Yang rumit banget, engga sih garumit...tapi emang dia itu rumit.
Set dah lupakan, itu apaan aku juga gangerti kenapa aku ngetik itu.

Ada yang nanya, "Fin, kenapa kamu rumit banget ya?"

Aku langsung poker face gitu kan. Cengo. Udah jadi muka tampolan aja.

Mau jawab juga bingung mau jawab apa. Tapi, emang...aku mengakui bahwa aku emang rumit, karena aku sendiri pun bingung kenapa aku secomplicated ini.

Setiap aku bicara sama orang, aku dapet pecahan teka teki aku kayak gimana. Nihya, kaya waktu dua hari yang lalu, aku ngobrol sama kaka kelas yang sangat berarti pokoknya. Singkat cerita, dulu aku sama dia itu deket banget, sekarang...entahlah, deket tapi aku ngerasa jauh dan akhirnya aku pun menanyakan hal ini.

F : Kang, kenapa ya...aku ngerasa jauh sama akang. Kaya gini, kita deket, tapi aku ngerasanya jauh. Seakan-akan aku tuh ga ada di sini bareng akang.
M : *diem, lama banget jawabnya dia ngomong dulu apa gitu* sebenernya akang juga ngerasain hal yang sama. Jadi, semua pertanyaan fine ke akang itu, pertanyaan yang mau akang tanyain ke fine.

Dari situ aku mikir, berarti semuanya terjadi karena aku yang aneh. Pokoknya masalah itu masih panjang dan tidak perlu dituliskan disini.

Sampai akang yang lain atau lebih tepatnya, temannya akang yang aku tanyain itu ngomong,

"Kalau menurut saya, soal masalah Fine dan M, itu karena ada penolakan...dari diri fine sendiri."

._.

Rasanya ada suara "JEDERRR" gituya waktu denger. Karena aku ngerasa aku gapernah memberi penolakan kaya gitu.
Pokoknya di jelasin kalau aku itu luarnya ganolak, cuman di dalemnya nolak. Setelah berpikir panjang, aku baru ngerti dan menyadari kalau kata-kata si akang itu emang bener.

Aku...pada dasarnya emang gaterbuka. Bukan soal masalah atau apa, aku emang curhat tapi..bisanya aku curhat karena ngerasa emang aku perlu untuk mencurahkan supaya aku gadikira psikopat yang mendem mendem masalah atau apa *oke lebe*

Tau kenapa? Karena aku ngerasa dengan aku curhat itu, artinya aku menambah beban untuk orang lain, dan aku paling gamau jadi beban. Atau ga aku ngerasa kalau orang yang dengerin curhat aku itu, terpaksa...antara emang tulus mau ngedengerin dan membantu, atau karena dia 'harus' mendengarkan curhatan aku itu. Istilah kasarnya, kaya kepaksa...dan itu juga yang bikin aku gamau terbuka. Aku gamau orang orang ngerasa direpotin sama aku.

Cuma sedikit orang yang bisa bikin aku bicara dengan lancar, karena aku emang gabisa berkomunikasi langsung dengan baik. Intinya, kalau bisa bikin aku ngomong dengan tenang, walaupun berbelit-belit dan panjang, itu artinya aku nyaman sama orang itu.

Tapi tetep aja, pasti ada hal yang aku sembunyiin. Misalnya, siapa aku sebenernya.

Alhamdulillah, aku dikasih kemampuan untuk peka sama orang lain. Bisa menganalisis sifat orang, dan yang paling aku suka dari 'bakat' yang allah kasih ke aku itu : aku orangnya ga gampang memperlihatkan emosi.

Ya, itu...orang-orang gangerti aku kaya gimana mungkin karena sifat aku yang cenderung gamemperlihatkan apa yang aku rasa. Terutama sedih atau malah...terlalu excited ._.

Istilahnya aku itu...sebenernya...aktris berbakat *pake kacamata hitam*

Iya udah deh pasti kalian mikir aku aneh atau apaan, cuman kembali ke clue....

Tulisan aku itu bermakna. Dari tulisan aku, kalian bisa tau aku kaya gimana.

Cie banget ya._. Pokoknya kalau kalian terjebak sama aku, bingung aku gimana, kalian mesti baca tulisan aku. Disitu ada jawabannya, karena saat aku nulis...semuanya spontan. Jadi diam berbicara gitudeh ceritanya wkwkwk

Rasanya....banyak banget yang mau aku bahas, ya gitulah...tapi aku pikir kalian pasti cape bacanya hahaha, nanti ajadeh dibahas kapan-kapan ya :D

Inti dari semuanya, karakter orang itu beda-beda...dan aku rumit, ya aku rumit kaya puzzle yang gajelas bentuknya, puzzle abstrak. Udah puzzle, abstrak lagi -___- Kenal aku, pasti kalian pusing sama aku. Aku itu kaya benang kusut...

Ini cuma gambaran dari satu orang cewek yang rumit. Ya, karena katanya wanita adalah makhluk yang paling rumit yang pernah ada. Emang. Dan buat aku, menjadi puzzle itu menyenangkan.

Karenaaaaa....bikin gabosen. Dan kerumitan aku itu kaya 'alat' buat nunjukkin siapa yang pantes ada di sisi aku.

Orang yang bisa nyusun puzzle tentang diri aku, bisa sabar karena buat mengenal aku sepenuhnya itu butuh waktu yang sangat lama, dan  misteri-misteri tentang aku itu bikin penasaran. Semakin tertutupnya aku, semakin gajelasnya aku, semakin banyak petualangannya.

Hahaha makanya aku suka jadi rumit walaupun kadang aku itu cape jadi rumit, bikin pusing hahaha.

Okedeh, sampai disini postingannya :D Jangan bosen ya, ini cuma sebagian 'kecil' dari benang kusut cerita hidup aku.

Semangat! :D



Ohiya, lupa nambahin :
Makasih buat postingan gajelas dari tetangga satu komplek yang belum pernah aku masukkin rumahnya. Kalau mau liat kenapa aku bisa nulis kaya gini, inspirasinya garagara dia. Check his blog >>>>>  www.musiknaml.blogspot.com dijamin buat kalian yang mau ngakak atau lagi berimajinasi gajelas, kalian pasti STRESS bacanya :D

Friday, 22 March 2013

-_-

Ganyangka aku beneran ngepos hal yang bikin aku galau kaya gitu-_-
frontal\? iya-_- hazz tapi udah ada orang yang baca ih asik, jadi sayang ngehapusnya juga. Mana itu ala novel lagikan lumayan.
Yaudah deh dibiarin aja._.
Maaf ya kang wkwkwk

Hai, serigala :)

Kemarin, 21 Maret 2013. Aku tidak bisa tidur. Entahlah, aku bingung. Mungkin karena dirinya. Seseorang di masa lalu yang sebelumnya tidak terpikirkan olehku. Kenapa? Mengapa dia yang muncul? Bukan Ka Artubi yang selama ini menghiasi hari-hariku?
Yah, mungkin semua ini terjadi karena aku merindukannya.
Sudah lama aku tidak bertemu dengannya, apalagi melihatnya secara langsung. Padahal dulu...ia selalu berada di sisiku. Bodoh, aku menyia-nyiakannya.
Kini...aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Ia sudah berubah, mungkin telah melupakanku. Tapi, setidaknya aku menulis surat ini untuknya. Walaupun ia sama sekali tidak akan membacanya...
Hai serigala :)
Apa kabar? Udah lama kita gangobrol ya kang. Akang gimana ya sekarang? Sibuk ya, hehe iya aku tau akang sibuk sekarang... Tumben, kemarin akang nyapa aku. Walaupun ga langsung...tapi aku seneng loh kang, dan hal itu malah bikin aku sadar...gimana kangennya aku sama akang.
A : Oi
F : Yoo
A : ada yg bilang dp aku mirip kimbum._., who is kimbum-_-
F : kimbum? Artis korea? =D
A : Iya, ada yag bilang-_-
F : wkwkwk selamat berarti dibilang ganteng:)
A : Hah-_-, padahal dp aku aneh-_-
F : kenapa dipasang?-_-
     harusnya bangga yang bilang ganteng bukan ibu2 di angkot :--)
A : Hooo request dari temen._.
      Iya siih._., masih untung._.
F : Bagus kok :)
     Kang
A : Bener._.
      Apa fiin?
F : iya :)
A : ada apa fin?
F : Udah tau artinya aitakatta?
A : Gatau._., apaan tuh?
F : Yaudah hehe pokoknya aitakatta
A : apaan._.
F : aitakatta kang haha
A : Fine apa ih._.
F : Bukan apa apa gapenting hehe
A : Hemmm wait a secondd
F : ._. Jangan dicari serem-_-
A : :)
     "Ingin bertemu denganmu?"
F : :)
A : Bener kan? wkwkwk =))
F : Hijou ni :)
A : apaa itu lagi._.
F : Itu artinya satu kata doang kok
     ehe
A : Heemmm._., gatau apaan tuh fin._.
F : Sangat:)
A : Oh itu wkwkw, bsk aku di bip ada daa wkwkw
F : hehe ga deh gapapa gini aja
A : wkwkwk, ya atuh kapan mau bertemu lagi?
F : saat allah mengizinkan aja
     kalau akangnya mau ketemu aku
A : wkwkwk, subuk pisan belakangan ini-_-
F : Iya tau kok tau hehe
A : Sudah diperhitungkaan
F : Yaap
Akang...akang liat kan kita beda banget. Gakaya dulu. Tadi aku gasengaja liat dm lama aku sama akang. Kenapa dulu banyak banget topik yang dibahas kang? Sekarang...kita gabisa ngobrol kaya gitu. Oh iya aku tau kang aku udah ngerasa akang udah punya pengganti aku disana. Hehe syukur deh kang jadi akang ga stuck sama orang kaya aku :)
Aku gatau, mungkin...perasaan akang ke aku sekarang udah beda dari perasaan akang ke aku 3 bulan yang lalu. Dulu disitu akang baik banget, sangat baik...malah dulu aku yang ngeabaiin akang, akang yang bilang kangen sama aku secara tersirat...hahaha sekarang aku yang gitu. Sedih yaa :)
Akang...maafin aku ya karena aku udah jahat banget sama akang. Dulu. Akang udah berlaku banyak buat aku. Makasih banyak. Aku lupa aku belum bilang makasih sama akang selama ini akang udah jadi penyemangat aku.
Akang...kenapa akang tuh baik banget ya? Sampai sekarang...akang masih sudi ngobrol sama aku. Padahal aku udah dimana...di daerah terpencil...udah gasetingkat sama akang lagi. Tapi akang masih nyempetin buat ngajak aku ngobrol, walaupun makin kesini makin sedikit dan aku tau suatu saat nanti aku cuma bakal jadi setitik debu di hati akang.
Jujur kang, aku kangen. Aku kangen dipanggil sapi sama akang, aku kangen senyum akang buat aku, aku kangen tatapan akang buat aku, aku kangen suara akang, aku kangen semuanya soal akang, aku kangen ada di sisi akang,aku kangen liat akang main basket :')
Biasanya, setiap akang tanding...aku selalu nonton akang ya, dan akang semangat :) terus kalau udah selesai tanding, akang bakal nyamperin aku dan bilang makasih karena aku udah nonton. hehe so sweet ya, dulu itu...kenapa jadi sedih kalau ingetnya.
Aku tau, mama aku sayang banget sama akang. Akang itu...satu satunya orang yang mama aku suka. Makanya itu jadi faktor penting juga. Naluri ibu itu...kuat kan ya?
Sayang sekali aku malah ngelepasin akang. Disaat akang mau mertahanin aku, aku malah mundur kang. Kenapa ya?
Tapi...diatas semuanya, aku seneng liat akang yang sekarang. Udah jadi anak dkm :) aku terharu deh, akang lagi memperbaiki diri hehe. Semoga....akhwat yang jadi pendamping akang itu, akhwat yang sedang memperbaki diri juga. Pasti, siapapun pendamping akang nanti...dia beruntung kang :)
Aku kangen akang...iya kang, banget mungkin
Aku pengen banget ketemu akang lagi, tapi...gimana ya udah hampir setahun kita gaketemu. Dan akang pun gamau ketemu sama aku kan? :) Jadi aku cuma bisa menunggu waktu, allah yang mempertemukan kita kang. Walaupun itu lama sekalipun...walaupun rasanya akang gamungkin kangen sama aku lagi, ya kan? Aku udah jadi titik di hati akang. Maafin aku kang...maafin aku serigala, werewolf.
Dan..akhirnya aku hanya bisa berkaca-aca membaca ulang surat yang kutulis. Sesak. Entah sejak kapan rasanya sesakit ini... Apakah aku benar-benar ingin bertemu dengannya? Ya. Aku tahu jawabannya.

Ah ya, aku lupa menambahkan sesuatu...
Sebenernya kang, tadi aku ke bip sama mama :-) aku ganemuin akang, padahal....aku cuma pingin liat akang aja. Salah ya kang kalau aku pingin liat akang lagi? Cuma liat kok, aku ga akan nyentuh akang. Walaupun akang bersikap seolah-olah akang ga kenal aku juga gapapa :') Aku cuma pingin liat apa akang baik-baik aja sekarang? Apa akang lebih bahagia sekarang? Aku cuma pingin liat tatapan mata akang hehe. Itu aja :)

Hey, I miss you...sincerely, your ex :--)

Yeaaa, hey guuuyyyss!
It's been a long long long time since my last post :') Do you miss me? No? Okay, that's alright.
But today, I have something to share. Yey! I have so much story to be tell.
But of course I can't tell it all in here. So I'm just gonna write something that might be in my brain -_-
It's about my ex. Yes, I never have another  boyfriend again after him. Well, maybe no but...I don't think about it. He's never been my boyfriend :D
So, the last boyfriend is him. He's...the only one who knows me well. Yep, he's too kind. He can accepts me the way I am. And...the only one who still talk to me. We're still close, but...yes we're change :)
Cold to each other. I know, he's busy but...he used to spend a little time for me.
I want to see him again. Just simple as that. But, we never met :')


*Flashbacks on* (Let's just call him Taylor)

"Fine!"

My eyebrows lifted when suddenly I heard someone calling out my name. I turned my head and found him smiling at me-with his silly smile. "Hey." I smiled then waiting for him to come to my place.

He walked really fast. Too fast. Not until a second he just got here beside me. He laughed then pinch my cheeks. I scream a little, but still smile :) He loves to pinch my cheek. We do it a lot together. "Taylor, stop it."

He just laughing and laughing without turn his hands out of my cheeks. Then I tiptoe to reach his cheeks, and I pinch his beautiful tapering cheek. "Now, we're tie."

"Ah, you're too cute." He said. Smiling and see me with his both eyes. A beautiful view to see :')

And I'm blushing. Well, Taylor do a lot of flirting. And teasing. He used to joke on me, and made me mad. He always say that he's afraid of me. I'm the only thing after Allah and his parents that make him afraid. Yeah, I don't understand a lot that time, but now I realized the reason he's afraid to me.

He was afraid to losing me.

Sound tragic, eh?

Then after did that silly acts, we walked through the crowd. Walking without knowing that we're gonna end like this. Hehe. Yap... We were a happy couple :-) 
And now...what am I gonna say?
I lost him. He lost me.
I don't know him. He doesn't know me.
I hate him. He loves my bestfriend (maybe).

Well it seems that my story ended up with a tragic scene. I can't help. I can't hate him like the way I hate Robert. Like the way he hates me.
 Ah yes, for the last time (another maybe) I wanna write something. Yeah I know it's over. For me. For him. Everything's gonna be change from now.

Dear Taylor,

I won't ask you how's your life now. I know you're happy and I'm glad to hear that you were okay :-)
We're become an ex to be strangers, right? Haha I thought we were different. We kept the good relation for one to three... sixteen months after we broke up.

Then we're changed. I know. I know we're different like any lovers, but why did we have to the same for now? I hate it. We can't be good friend after become a lovers, am I right?

Beside...I disappointed with you. You said that we're gonna be okay. You said that it won't happen. You said that it was impossible for you to...okay I don't have any right to mad at you. Ah I'm not.

I'm okay, Tay. I'm fine. Just like how you saw me last time.
What we talked about...why did you lie to me?

We don't have to be this way. Why don't you stay as my friend? Why did you go?
Oh yes, I know...You felt guilty about me.

But keeping your distance from me is the only thing that made me hate you. Please. Help me. Help me not to hate you.

I'm happy that you two being together. I really do.

But yeah, maybe you did the right thing for me. For both of us.

You have to kill those feeling, I mean the feeling that had left. The feeling for me. So that you can live your life without me. And so do I.

I can't help. Why...you did the same thing like everyone did to me?

You were my friend. My protector. Why did you leave me alone in this cruel world?

I'm scared Tay....even my best bestfriend seemed to leave me right now.

Why did people leave?

I keep asking why. I keep asking why. I keep asking why.

Well ah I need to stop this right now. I hope you're happy. Just guessing that if you read this, you will mad at me. I don't care, do what you want. I did my best to feel happy for you :-)

I hope you'll always be in Allah's protector, Tay. I can't see you like the way I saw you before...is it okay, right?

Just know that someday...I'll smile at you. If we ever meet again.

This is a peace greeting  from me. We're still be friends. Really.

You don;t have to feel guilty about me. It won't change anything anyway.

As long as you happy, I won't get mad to the world.

You deserve better. You deserve to be happy.


Then you have to be strong, Tay. I used to say that you have to be strong whenever you lost something precious in you life. Life is an option, you have an option to replace me being you happiness source :-)

Well yap, goodbye Taylor.
Wherever you are, I'll be there for you if you need me. We're friends. Don't go anywhere...


Take care, promised me that you'll be happy. Promised me that you'll be a good leader. For world. For your family.

Sincerely,


Your...beautiful mistake.